" WELCOME TO MY BLOG, THANK YOU FOR VISITING . . . "

For Your Information

Calendar

Clock

Twitter

Integrasi Masyarakat

-->
-->
Dalam hal ini saya akan membahas tentang Integerasi dalam Masyarakat, bicara tentang Intergrasi tentunya ada persoalan yang terjadi, dalam hal ini sangat berkaitan tentang pertentangan sosial yang terjadi di masyarakat. Jadi intinya adanya integrasi tentu juga ada pertentangan sosial, integrasi ini mempunyai arti penyatuan berbagai kelompok budaya dan sosial ke dalam kesatuan wilayah.


Integrasi ini timbul karena pertentangan sosial, mengapa? Contohnya saja di Negara Indonesia ini yang masyarakatnya heterogen (beranekaragam) sangat rentan terjadi pertentangan sosial karena perbedaan suku dan budaya itulah sebab terjadinya pertentangan sosial karena dari masing-masing mereka saling mempertahankan adat, budaya serta wilayahnya sendiri. Seperti yang sering kita lihat pada acara-acara berita di televisi maupun berita-berita di Koran. Bahwa terjadi sengketa tanah di wilayah-wilayah diluar daerah, ini tentu saja disebabkan karena kedua belah pihak saling mempertahankan wilayahnya masing-masing dan tidak mau mengalah atau mengadakan musyawarah antar kubu yang sedang konflik tersebut, dan akibatnya banyak memakan banyak korban jiwa akibat hal tersebut, dari sini kita bisa belajar bahwa Integrasi di masyarakat perlu dilakukan agar tidak terjadi lagi konflik dan pertumpahan darah.

Integrasi ini bisa timbul karena adanya beberapa factor yaitu: adanya rasa cinta terhadap tanah air, adanya rasa ingin bersatu, adanya suatu symbol kenegaraan dalam bentuk garuda pancasila dan lebih mengedapankan gotong royong. Jika itu semua dilakukan oleh seluruh masyarakat di Indonesia maka Insya Allah pertentangan sosial yang terjadi selama ini tidak akan terjadi lagi di masa yang akan mendatang dan bangsa Indonesia menjadi bangsa yang cinta damai, makmur serta sejahtera, serta menjadikan bangsa Indonesia menjadi bangsa yang bisa berfikir lebih dewasa lagi. Amin . . . :)
[ Read More ]

Posted by Essa Fadhillah 0 komentar»

Desa dan Kota

Masyarakat desa dan kota tentunya kita sudah mengetahui pebedaannya yang signifikan mulai dari masyakatnya, sosialisasinya serta lingkungannya. Dimulai dari masyarakat kota, dalam keadaan di perkotaan tentunya kita sudah mengetahuinya mengingat saya juga termasuk masyarakat kota jadi saya tahu bagaimana keadaan di perkotaan, di mulai dari lingkungannya pada lingkungan perkotaan keadaannya cukup menghawatirkan karena lingkungan di perkotaan sudah dicemari oleh beberapa aktivitas dari manusia serta kendaran bermotor yang lalu lalang setiap harinya yang menyebabkan polusi udara yang cukup parah serta cuaca yang tidak menentu akibat dari global warming, serta pada lingkungan perkotaan sangat jarang kita temui kebun atau taman yang ditumbuhi banyak pepohonan yang ada hanyalah gedung-gedung tinggi sehingga suhu di sana menjadi panas dan extreme.

Dari segi masyarakatnya di perkotaan masyarakatnya lebih dominan hidup modern dan glaumour serta di dukung dengan kemajuan teknologinya dan segala kemudahan untuk mengakses kesana sini. Dan dari segi sosialisasinya masyarakat kota kurang berinteraksi satu sama lainnya karena disibukan dengan pekerjaan-pekerjaan mereka, bahkan diantara mereka sulit untuk mengenal satu dengan yang lainnya kecuali dalam lingkungan kerjannya.

Masyarakat desa dari mulai segi lingkungannya saja sudah berbeda sekali dengan lingkungan perkotaan di pedesaan lingkungan disana sejuk, alami dan masih asri, karena disana masih banyak sekali perkebunan dan hutan yang ditumbuhi banyak pepohonan dan transportasi disana juga masih tradisional. Dari segi masyarakat disana sangat ramah serta saling berinteraksi dengan sesama serta sosialisasinya juga sangat baik dan saling bergotong royong dalam membantu sesama yang membutuhkan, tetapi kemajuan teknologi yang ada di pedesaan tidak semaju yang ada di perkotaan itu sebabnya mereka sulit untuk mengakses kesana sini.

Kesimpulan dari saya bahwa antara masyarakat kota dan masyarakat desa mempunyai perbedaan pada beberapa factor contonya seperti diatas tapi perbedaan diatas tentunya kita bisa ubah menjadi lebih baik lagi dari yang sebelumnya agar dalam kehidupan bermasyarakat dapat terjalin dengan baik dan harmonis.
[ Read More ]

Posted by Essa Fadhillah 0 komentar»

Pelapisan Sosial dan Kesamaan Derajat

            Pertumbuhan penduduk di Indonesia kini sudah padat khususnya di pulau jawa, dengan demikian tumbuh berbagai macam ras yang ada di pulau jawa ini setelah tumbuh berbagai macam ras pelapisan sosialpun terjadi. Pelapisan sosial di Indonesia sendiri menurut saya kurang seimbang karena didalam masyarakat Indonesia apabila di bandingan tentang desa dan kota itu sangat berbeda karena kalau dimasyarakat kota pelapisan sosialnya lebih terbuka di banding masyrakat di desa, karena kalau pada masyarakat kota mereka di beri kesempatan untuk bersaing dengan orang lain.

            Pelapisan masyarakat juga diimbangi dengan kesamaan derajat, kesamaan derajat di Indonesia nampaknya kurang di pedulikan oleh masyarakat kita, itu akan berdampak pada kesenjangan sosial contonya antara si kaya dan si miskin yang kita bisa lihat sendiri dari segi kehidupannya si kaya yang hidup enak dengan semua fasilitas yang ada, sedangkan si miskin hudup serba berkecukupan dan kurangnya fasilitas yang ada serta biaya hidup yang semakin lama semakin meningkat.

            Dari yang kita lihat pada kasus diatas seharusnya dalam pelapisan sosial di masyarakat hendaknya diiringi dengan kesamaan derajat agar dalam suatu pelapisan sosial masyarakat bisa saling membantu dan toleransi terhadap sesama agar dalam kehidupan bermasyarakat bisa terjalin lebih akrab dan juga setiap masyarakat bisa saling menghormati antar sesama. Sesuai dengan UUD yang dibuat oleh pemerintah yaitu:

1.      Pasal 27
        ayat 1, berisi mengenai kewajiban dasar dan hak asasi yang dimiliki warga negara yaitu menjunjung tinggi hukum dan pemenrintahan
        ayat 2, berisi mengenai hak setiap warga negara atas pekerjaan dan penghidupan yang layak bagi kemanusiaan
2.      Pasal 28, ditetapkan bahwa kemerdekaan berserikat dan berkumpul, menyampaikan pikiran lisan dan tulisan.
3.      Pasal 29 ayat 2, kebebasan memeluk agama bagi penduduk yang dijamin oleh negara
4.      Pasal 31 ayat 1 dan 2, yang mengatur hak asasi mengenai pengajaran

Dengan pasal – pasal di atas, sudah jelas bahwa kita harus saling bertoleransi terhadap orang lain khususnya warga Indonesia. Tidak ada pandangan si kaya dan si miskin, si pintar dan si bodoh, semua di mata perundangan Indonesia adalah sama.
[ Read More ]

Posted by Essa Fadhillah 0 komentar»

Hubungan Negara dan Warga Negara

Hubungan suatu warga Negara dengan negaranya adalah menyangkut Hak dan Kewajiban, sebagai warga Negara kita perlu tau kewajiban kita sebagai warga Negara juga hak yang kita peroleh sebagai warga Negara. Disini saya akan membahasnya, dalam hal kewajiban kita sebagai warga Negara harus mematuhi aturan perundang-undangan yang telah di buat oleh pemerintah dan juga wajib membela Negara kita. Saat ini kebetulan moment yang tepat untuk membahas seputar hal ini karena saat ini kita warga Negara Indonesia sedang merayakan hari pahlawan yang jatuh pada tangggal 10 November. Disinilah kewajiban kita sebagai warga Negara, harus melanjutkan perjuangan pahlawan kita yang telah berjuang untuk memerdekakan bangsa ini dengan seluruh tumpah darahnya.

Kewajiban kita di jaman sekarang ini tidaklah berperang seperti zaman dahulu tetapi hanya memikirkan kelangsungan bangsa ini di kemudian hari agar lebih baik lagi dan juga melindungi bangsa kita dari ancaman baik dari dalam maupun dari luar. Sebagai mana kita ketahui kewajiban yang harusnya kita jalankan ini tapi malah banyak yang diacuhkan oleh masyarakat kita dengan hal-hal yang merusak bangsa seperti: korupsi, merenggut hak asasi manusia, mempermainkan hukum dan masih banyak yang lainnya.

Perbuatan-perbuatan seperti itu hendaknya jangan kita lakukan karena dengan kita melakukan  korupsi, merenggut hak asasi manusia, mempermainkan hukum kita secara perlahan akan membawa bangsa pada kehancuran dan kelangsungan hidup bangsa itu pun tidak akan bertahan lama. Yang kita lakukan hendaklah yang dapat membawa bangsa kita ke era yang lebih baik lagi dan membawa bangsa kita pada kemajuan di segala bidang serta menjunjung tinggi hak asasi manusia.

“INDONESIA UNTUK KEHIDUPAN YANG LEBIH BAIK”
[ Read More ]

Posted by Essa Fadhillah 0 komentar»

Bangkit Pemuda

           Pemuda sebagaimana kita ketahui adalah pembawa perubahan pada bangsa, tapi disini saya akan membahas tentang pemuda dan sosialiasinya. Sosialisasi pemuda sekarang kini makin berkembang dengan kegiatan-kegiatan yang positif contohya saja yang ada di dalam universitas saya ada suatu gerakan yang bernama BEF (Badan Eksekutif Mahasiswa) yang tugasnya mengkoordinir kegiatan-kegiatan apa saja yang akan dilakukan seperti: pensi, lomba, seminar serta kunjungan industri.


Fungsi BEF juga bukan mengkoordinir kegiatan-kegiatan saja tetapi juga sebagai penyalur aspirasi dari seluruh mahasiswa dalam masa perkuliahan ini. Di masyarakat juga mungkin telah terbentuk gerakan-gerakan kepemudaan yang bertujuan untuk membuat bangsa lebih maju dan berkembang lagi.

Sebagaimana kita ketahui yang membuat bangsa Indonesia merdeka adalah karena desakan dan saran dari pemuda Indonesia yang menculik Soekarno dan Hatta untuk segera menproklamasikan kemerdekaan Indonesia dan hasil dari saran serta tindakan pemuda tersebut Indonesia akhirnya merdeka pada tanggal 17 Agustus 1945. Sehubungan dengan hal ini lahirlah sumpah pemuda yang kita peringati pada tanggal 28 oktober yang di kenal sebagai “Hari sumpah pemuda”.

Dalam hal ini tentunya peran serta pemuda dalam kemajuan bangsa sangatlah penting karena pemudalah yang nanti akan meneruskan perjalanan bangsa di masa yang akan mendatang, jadi intinya kita harus bisa menjadi pemuda yang berguna demi nusa dan bangsa bukan malah menjatuhkan bangsa, yang bisa menjadi pemimpin bangsa dimasa yang akan datang, juga sebagai pemuda yang berfikir rasional dalam bertindak.
[ Read More ]

Posted by Essa Fadhillah 0 komentar»

Kehidupan Di Era Globalisasi

Saya akan membahas tentang kehidupan di era globalisasi yang ada hubungannya tentang individu, keluarga, dan masyarakat. Di era globalisasi banyak yang sudah berubah mulai teknologi sampai kehidupan yang serba modern dan instant, tapi kali ini saya akan membahas tentang kehidupan yang terjadi di era globalisasi ini.  Kehidupan di era globalisasi ini sungguh berbeda dengan kehidupan di jaman dahulu, kehidupan jaman sekarang ini sudah bisa di bilang canggih semuanya serba teknologi, sebut saja BlackBerry yang kini menjadi booming di kalangan masyarakat Indonesia tidak terkecuali anak remaja jaman sekarang yang sudah banyak memegang gadget tersebut, ini merupakan salah satu sebagian contoh dari apa yang kita lihat di kehidupan jaman sekarang coba kita bandingkan di jaman dahulu orang yang memegang handphone saja bisa di hitung jumlahnya dan kehidupan pada jaman dahulu memang tidak secanggih jaman sekarang karena dulu teknologi baru belum ada.

Dari segi Individu bisa dilihat bahwa kehidupan sekarang terlalu dimanjakan dengan semuanya yang serba instant dan serba ada, ini bisa menjadikan seseorang dipermudah dan di percepat dalam bekerja tetapi bisa juga membuat seseorang malas dan lupa akan pekerjaannya. Dalam hal ini peran keluarga pun sangat penting untuk mendidik dan memberitahu tentang kehidupan yang ada di era globalisasi sekaligus filter akan dampak negative hidup di era ini.

Bisa di tarik kesimpulan bahwa hidup di era globalosasi ini tidak semudah hal yang kita bayangkan, bahkan dengan semuanya yang serba instant ini masih ada saja yang memperoleh kesulitan. Jadi setidaknya kita harus protect diri kita sendiri agar tidak terkena dampak negative di era globalisasi dan kita selalu sharing dengan keluarga kita juga belajar dari kehidupan di masyarakat.
[ Read More ]

Posted by Essa Fadhillah 0 komentar»

Fenomena Gadget

Di zaman yang serba modern ini dengan perkembangan teknologi yang begitu pesatnya, serta populasi penduduk yang semakin meningkat yang sangat membutuhkan suatu pembaharuan akan teknologi disini saya akan sedikit bercerita tentang fenomena gadget, karena fenomena ini sangat berpengaruh dengan penduduk, masyarakat serta kebudayaan yang ada di Negara kita ini.

Suatu teknologi yang umumnya pada masyarakat menengah mempunyai yang namanya gadget atau smartphone, atau bisa di bilang handphone yang memiliki kelebihan tertentu kini telah booming di masyakat khususnya masyarakat di perkotaan, jumlah penduduk yang makin banyak serta teknologi yang tidak ada habisnya memberikan hal yang baru, disamping masyarakat kota yang selalu update dengan teknologi lain halnya dengan masyarakat desa yang pengetahuan akan teknologi atau suatu hal yang baru yang minim, karena penduduk desa sebagian besar tidak bekerja pada suatu perusaahan mereka bekerja hanya sebagai petani, peternak, atau juga hanya berkebun, mungkin itu sebabnya mereka tidak mengetahui tentang teknologi yang baru atau bisa juga disebabnya karena faktor wilayah mereka serta kebudayaan mereka yang menjadi tadisi menyebabkan teknologi susah masuk di dalam suatu penduduk disana, namun menurut saya seharusnya mereka tetap menerima teknologi yang baru tetapi masih juga mempertahankan kebudayaan yang ada di daerah tersebut, agar mereka tidak tertinggal akan kemajuan teknologi yang ada juga tidak terbawa akan arus negative dari suatu teknologi.

Di masyarakat kota pun masih terjadi perbedaan antar penduduk umumnya pada masyarakat menengah keatas dan masyarakat menengah ke bawah. Pada masyarakat menegah keatas mereka semua bisa mempunyai suatu teknologi yang update contohnya gadget, dengan gadget tersebut mereka pastinya lebih maju dan dapat memberikan hasil yang positif bagi kemajuan bangsa namun fenomena yang terjadi malah kebanyakan memberikan hal yang negatif khususnya dalam hal gotong royong mereka lebih mementingkan gadget mereka dibanding teman atau saudara mereka yang sedang memerlukan bantuan, inilah hal yang negatif yang terjadi pada suatu masyarakat akibat teknologi. Beda dengan masyarakat menengah kebawah yang di satu sisi belum mampu mempunyai teknologi baru namun di sisi lain mereka masih bisa mempunyai kepedulian antar sesama, karena di lingkungan mereka memang sudah menjadi budaya untuk saling membatu. Hal tersebut sebaiknya juga dilakukan bagi masyarakat menengah keatas dan saling berbagi tentang sesuatu yang baru ke semua lapisan masyakat.

Kesimpulan saya bahwa teknologi memberikan dampak yang cukup besar bagi perubahan suatu penduduk, masyarakat dan kebudayaan, namun dengan kemajuan teknologi yang ada janganlah kita menghilangkan rasa kepedulian kita terhadap sesama dan menghilangkan suatu kebudayaan asli bangsa kita bangsa Indonesia.
[ Read More ]

Posted by Essa Fadhillah 0 komentar»